Saat Anda mengunjungi channel YouTube, apa yang memengaruhi kesan pertama Anda? Apakah Anda bersedia untuk tetap tinggal dan menonton beberapa video untuk menentukan apakah itu berharga? Mungkin tidak.
Bahkan, sebagai pemirsa, Anda mungkin akan melihat sebuah video dan chaneel pemilik hanya beberapa detik untuk bersaing demi mendapatkan perhatian. Jika nilai tidak segera muncul dengan sendirinya, apakah menghibur atau mendidik, Anda akan pindah, dan yang terburuk mungkin tidak pernah kembali.
Brutal, saya tahu – tetapi itu mungkin terjadi pada pemirsa Anda jika Anda membuat beberapa kesalahan mendasar dalam branding ini. Meskipun Anda dapat membuat konten yang sangat berharga, jika channel Anda tidak mengomunikasikannya pada pandangan pertama, Anda akan kehilangan pelanggan dan peluang yang terlewatkan itu beragam.
1. Spanduk Channel yang Terlalu Umum
Kalau Anda ke sebuah channel, ada gambar yang lebih dari sekedar foto profil. Nah, itulah channel banner. Dengan adanya spanduk di channel Anda dapat melakukan lebih dari sekadar memamerkan logo Anda. Ini adalah property untuk mulai mengedukasi pemirsa Anda tentang jenis saluran Anda, seberapa sering Anda mengunggah, dan berbagi tautan bermanfaat.
Menambahkan informasi ini membantu pemirsa untuk memahami nilai yang disajikan saluran Anda, dan dalam banyak kasus, akan menjadi perbedaan antara mendapatkan atau kehilangan pelanggan.
Ini adalah contoh yang bagus dari klien IMPACT, AQUILA Commercial, menampilkan deskripsi singkat, topik yang menarik, serta tautan cepat ke sumber daya lain:

2. Desain Thumbnail yang Tidak Konsisten (atau Tanpa Thumbnail Kustom)
Strategi dasar untuk mendapatkan lebih banyak penonton pada video Anda adalah pastikan setiap pemirsa menonton video Anda lebih banyak.
Thumbnail adalah salah satu peluang branding terpenting di YouTube untuk hasil pencarian dan yang disarankan. Saat Anda menggunakan desain thumbnail yang konsisten, apakah itu tata letak, palet warna, atau orang yang sama dalam thumbnail, itu membantu membangun merek Anda dan meningkatkan pengakuan di panel video yang disarankan.
Jika Anda membuat video yang benar-benar hebat, pemirsa ingin menonton lebih banyak, dan dalam banyak kasus strategi ini bekerja dengan sangat baik.
3. Tidak Ada Channel Trailer
Bayangkan bisa secara pribadi menjabat tangan setiap pemirsa yang datang ke saluran YouTube Anda untuk pertama kalinya. Itu akan keren, bukan?
Yah, itu tidak sepenuhnya mungkin, tetapi Anda dapat memberikan diri Anda satu pengantar dengan Channel Trailer yang ditampilkan kepada pemirsa yang belum berlangganan.
Sama seperti trailer film, Trailer Saluran Anda adalah kesempatan untuk menangkap perhatian pemirsa Anda, menjelaskan tujuan Anda, dan mendapatkan dukungan mereka.
Meskipun Anda harus membiarkan kreativitas Anda berkembang, formula sederhana untuk diikuti adalah: perkenalkan diri Anda, saluran, jenis konten apa yang Anda unggah, dan seberapa sering.
4. Tidak Ada Tag Nama
Tag nama virtual atau logo orosinil khas Anda akan memberi kesempatan untuk meningkatkan pengakuan, serta segera memberikan nilai produksi di mana orang lain kadang-kadang terlalu datar.
Selain menyebutkan nama subjek Anda, Anda juga bisa menggunakan sepertiga bagian bawah untuk memasukkan informasi berharga seperti jabatan, media sosial, situs web, atau nama perusahaan. Seperti newsticker yang biasa ada di program berita dan entertainment saat memberikan keterangan siapa yang berbicara atau sedang membicarakan apa.
Elemen-elemen ini dapat memberikan lebih banyak konteks kepada pemirsa, membangun kredibilitas, dan pada akhirnya menciptakan efek branding positif.

Seperti contoh di atas yang dipublish Primal Video. Mereka menggunakan sepertiga bawahnya tidak hanya untuk menampilkan nama dan URL-nya dengan berani, tetapi juga menyoroti warna mereknya.
5. Tidak Menggunakan Bumper Logo
Mungkin tampak berlebihan untuk memiliki logo Anda di saluran Anda, di avatar Anda, dan dua kali di video Anda, saya tahu, bagaimanapun, Anda harus mempertimbangkan bahwa salah satu video Anda bisa menjadi video pertama yang ditonton oleh penonton. Bumper logo lima detik yang sederhana adalah ide yang sangat cerdas untuk setiap video yang Anda buat, dan setidaknya harus ditempatkan di segmen awal video Anda. Ini SANGAT umum di antara pembuat YouTube dari semua jenis, jadi pemirsa kemungkinan tidak akan keberatan dengan stiker tambahan 5 detik.
Kesalahan Branding YouTube Paling Kolosal
Kelima elemen ini membantu menciptakan pengalaman yang kohesif dan bermerek. Mereka menambah nilai produksi, kredibilitas, dan memberikan konteks di bidang tertentu, tetapi ada satu kesalahan besar yang tidak Anda buat dengan YouTube secara keseluruhan.
Jangan memperlakukan saluran YouTube Anda sebagai “robot” untuk upaya media sosial Anda yang lain.
YouTube lebih dari sekadar mesin pencari atau platform hosting video; Ini adalah komunitas media sosial yang berkembang yang berpusat pada pengalaman visual.
Dalam banyak kasus, saya sarankan merek saluran YouTube Anda sebagai komunitas yang terpisah, selain dari halaman Facebook Anda, Instagram, atau bahkan situs web Anda. Sebut saja “Channel Pembelajaran” atau “Komunitas Pembelajaran” dan buatlah itu terasa istimewa. Buat konten yang lebih istimewa untuk para pemirsa Anda.
Itu dia 5 kesalahan yang dilakukan untuk YouTube branding. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi untuk strategi digital marketing untuk perusahaan, hubungi saja iBiG Digital Agency di hello@ibig.id.

