• hello@ibig.id
Beriklan Di Instagram yang Efektif dan Tidak Mahal
Instagram Marketing

Beriklan Di Instagram yang Efektif dan Tidak Mahal

ibig, 06/12/2019

Biaya iklan di Instagram semakin mahal. Para advertiser mengeluh mengenai bidding ads di IG yang semakin hari semakin tinggi harganya. Hal ini membuat banyak yang akhirnya memutar otak. Mencari tahu cara lain untuk menaikkan omset selain memasang iklan.

Akhirnya, banyak juga beralih ke cara lain. Ada yang kembali menggunakan SEO (Search Engine Optimization). Ada juga yang menggunakan Google Adwords. Ada juga yang memaksimalkan marketplace.

Mungkin Anda juga berpikir demikian. Namun, Anda sebaiknya tidak meninggalkan Instagram. Yang menjadi masalah adalah biaya iklan di IG yang mahal. Bukan berarti tidak lagi diperlukan. Yang harus Anda cari tahu adalah bagaimana menurunkan biaya iklan tersebut. Di sisi lain, omset penjualan atau pendapatan Anda naik.

Menurunkan Biaya Iklan untuk Menaikkan Omset

Banyak yang salah kaprah. Ada advertiser yang habis-habisan menggelontorkan dana untuk iklan di Instagram. Ujung-ujungnya, boncos. Uang yang dikeluarkan untuk iklan tidak sebanding dengan pendapatan yang masuk.

Ada yang salah? Jelas sekali. Para advertiser juga harus memahami perspektif calon pembeli. Orang tidak semerta-merta mau beli produk. Butuh setidaknya tiga tahap; tahu, tertarik, percaya.

Orang tahu saja tidak akan langsung tertarik. Orang yang sudah tertarik dengan sebuah produk tidak langsung mau membeli kalau tidak percaya.

Maka dari, untuk membuat biaya iklan di Instagram efektif, Anda harus membuat sebuah iklan yang membuat orang tahu, tertarik, dan percaya. Setidaknya tiga hal ini yang harus diterapkan.

  1. Menaikkan Awareness

Untuk membuat orang tahu, maka Anda perlu membuat sebuah tayangan iklan yang bisa meningkatkan awareness calon customer. Dan ini harus bersifat masif.

Untuk memasarkan sebuah produk yang baru, sebaiknya siapkan biaya iklan di Instagram yang sangat banyak untuk menaikkan awareness. Sesuaikan iklan dengan target market Anda. Iklan bisa bersifat entertaining, edukasi, informasi, atau emotional.

Yang ada di benak, ketika membuat iklan untuk menaikkan awareness, pikirkan apa yang diinginkan oleh target customer Anda. Curi perhatian mereka dengan iklan yang Anda buat. Ini cara yang paling efektif untuk menaikkan awareness terhadap produk Anda.

  1. Berikan Tawaran yang Menarik

Tidak semua budget harus Anda siapkan untuk menaikkan awareness. Anda juga perlu membuat tawaran menarik sehingga orang mau membeli seketika itu juga.

Misalnya saja, tawaran diskon untuk waktu yang sudah ditentukan. Ini menjadi materi iklan yang paling sering dilakukan oleh para advertiser. Cara lain, misalnya saja, memberikan hadiah khusus untuk sejumlah pembeli pertama.

  1. Siapkan Media Iklan yang Bagus

Memberikan keuntungan dan solusi bagi calon konsumen menjadi titik penting bagaimana iklan berhasil membuat mereka mau membeli. Namun, itu saja tidak cukup. Dibutuhkan juga iklan yang bagus.

Kebanyakan advertiser menggunakan media gambar. Kenapa Anda tidak mencoba untuk membuat video? Mungkin dengan menggunakan video, biaya iklan di Instagram menjadi mahal. Namun, jika itu berimbas pada naikkan omset, kenapa tidak?

Anda harus mengerti tidak semua orang tertarik ketika Anda beriklan dengan media gambar. Ada yang lebih tertarik dan percaya ketika Anda menyampaikan manfaat produk Anda melalui media video. Dan ini harus Anda coba lakukan.

Jadi, apakah yang Anda lakukan cukup tepat? Mungkin Anda merasa selama ini sudah keluarkan banyak uang untuk biaya iklan di IG. Namun, jika hasilnya kurang memuaskan, mungkin Anda perlu menerapkan beberapa poin tersebut di atas. Atau, Anda juga bisa mencoba hal yang baru. Karena menaikkan omset tidak selalu dengan cara menaikan biaya ads di Instagram.

Menaikkan Omset Tidak Melulu Pasang Ads di Instagram

Instagram memang menjadi media marketing yang sangat ampuh. Sekarang ini, media sosial yang hampir dimiliki setiap orang itu IG. Facebook sudah mulai ditinggalkan, khususnya para generasi milenial. Mereka lebih tertarik media sosial berbasis gambar berupa IG daripada FB.

Apalagi jika target konsumen Anda adalah kalangan anak muda. Jelas sekali IG menjadi media yang sangat bisa diandalkan.

Namun, apakah Anda harus mengeluarkan semua biaya iklan di Instagram? Cara lain juga harus Anda coba.

Tetap saja Anda gunakan IG. Namun, bukan dengan memasang ads. Misalnya saja bekerjasama dengan influencer. Sekarang ini, banyak sekali influencer di IG yang menawarkan jasa iklan produk.

Dalam hal ini, Anda bisa memilih dua opsi. Apakah Anda memberikan uang untuk setiap postingan yang dilakukan oleh influencer. Atau opsi yang kedua. Ada sharing profit antara Anda dengan influencer tersebut. Anda bisa memilih opsi mana yang paling tepat untuk Anda pilih.

Yang jelas, pastikan influencer tersebut memiliki banyak follower. Dan tidak itu saja. Pastikan influencer tersebut benar-benar bisa meyakinkan orang untuk mau membeli produk Anda. Percuma saja jika Anda bekerjasama dengan influencer yang follower-nya banyak. Akan tetapi, ia tidak bisa meyakinkan orang untuk beli.

Membangun IG organik pun bisa menjadi opsi yang tepat. Sekarang ini, orang tidak terlalu suka jika dijualin. Artinya, mereka tidak suka ditawari produk terus menerus. Mereka bosan dengan iklan yang terus berseliweran di feed mereka.

Maka dari itu, Anda bisa pikirkan opsi yang satu ini, yaitu membangun IG secara organik. Anda bisa hire orang yang tahu bagaimana managemen IG. Bagaimana membuat konten yang menarik. Bagaimana cara menaikkan follower, dan lain sebagainya.

Jadi, IG benar-benar Anda bangun layaknya sebuah toko. Anda menata dengan baik sehingga orang suka melihat IG Anda. Ini bisa juga sebagai alternatif lain sebagai terus menerus menggelontorkan dana untuk menjalankan iklan di Instagram.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *